Posts

Enough

Image
  "We are nothing and never be something." -akarism Minggu, 30 Mei 2021 23.14 Wita.  Jarum dari detik jam di dinding berwarna putih bersih, terus berjalan maju, dan kini menunjukkan tengah malam. Udara di luar cukup membuat tubuh menggigil, ditambah dengan gerimis yang muncul, dan suara angin yang bahkan bisa terdengar jelas menabrakkan dirinya ke pohon-pohon. Suasana yang indah untuk mulai terlelap dan tenggelam di dunia mimpi untuk orang yang tidak terlibat dengan hiruk pikuk yang berlebihan seperti di ruangan ini sekarang. Sebelum membuka pintu ruangan ini, terpampang jelas tulisan “Ruang OSIS” dengan embel-embel kalimat “Dipersilahkan masuk bagi yang gabut.” Entah siapa yang menambahkan kalimat tersebut, dan hebatnya lagi, kalimat itu lebih dahulu ada sebelum tulisan “Ruang OSIS” dipasang. Tidak ada yang ingin merobek walau banyak perdebatan yang terjadi karena kalimat yang ditempel di kertas usang tersebut. Dari balik jejeran jendela yang memenuhi ruangan ini, kehe...

Confuse

Image
  Story made by me Sunday May 30 2021- Confuse I don’t know what exactly I want, but this story I made, because of my heart. Jam menunjukan pukul satu dini hari. Udara tengah malam terasa dingin masuk dalam ke sendi-sendi. Tidak terlihat bulan di langit, mungkin karena mendung tipis menutupinya. Albina Viora, gadis manis yang sedang bersender di palang balkon kamarnya. Selimut coklat tersampir di bahunya, dan kedua tangannya menggenggam erat mug dengan coklat panas. Ia seakan mematung dengan mata yang menatap lekat jauh pemandangan malam. Sudah lebih dari tiga jam ia tetap berdiri di balkon, tanpa melakukan apa-apa, hanya membuang dan menghirup udara malam. Mereleksasi   pikirannya untuk sementara. Dengan gerakan perlahan, ia menyisir rambut hitam panjangnya, mengeratkan selimut, dan meneguk coklat panas tersebut hingga tak bersisa. Secarik senyuman terbit seketika di wajah Albina. Lega, seperti mendapatkan energi kembali. Entahlah, balkon kamar adalah salah satu tem...

First Song and Chord

Image
KUNCI & LIRIK LAGU  SOMEDAY  @akarism & ZEY Selasa, 16 Maret 2021  Rekaman Suara (Klik di sini untuk mendengarkan) C Fm merasa tanpa asa Am G F awan gelap menyelimuti C Fm tak tau tujuan Am G F tak mau tau semua arah langkah Am G F dan kau datang disaat Fm C tirai hujan siap menggulungku Dm Em manisnya senyumu F G membangkitkan tidur sang mentari C G  Someday I Feel like Am G F I just miss all the memories  C G Am G F Someday I realize that somebody can hold me tight Am G F and I believe that you, but you are not. C  So just leave me 

Struggling

Image
 WARNING ! this story is one part of a true story. I just want to share what teenagers usually go through.  Sorry if I make a mistake when I write all the story on my blog. And thank you for coming and reading. Love for me to you. 💌 Hai. Untuk kalian yang mengkhawatirkanku dari balik kemarahan, menyayangiku dari balik penghinaan, dan mencintaiku dibalik rasa sakit. Aku sangat mengerti, apa yang kalian lakukan padaku, semata-mata adalah untuk menjagaku. Namun, mengertilah juga, bahwa bukan kalian saja yang perlu kumengerti. Dengan kata lain, cobalah mengerti tentangku, seperti aku mengerti tentang kalian. Apa yang aku suka, dan apa yang aku tidak akan pernah lakukan. Percayalah padaku, seperti aku mempercayakan seluruh hidupku pada kalian. Terkadang, aku juga merasa lelah, dan aku ingin memberi tahu, menjadi diriku juga sama melelahkan seperti menjadi kalian.  Aku tidak ingin hal yang bisa digenggam, tapi aku membutuhkan pengertianmu. Walau, mungkin memang aku yang bersal...

Meet Again

Image
  Hii! this is @akarism.  Hope you enjoy and please listen to the song. Singaraja, 5 Maret 2021 *** Seseorang sedang berjalan di lorong koridor sebuah perusahaan. Heels- nya menapak tajam di lantai berbahan marmer, tubuhnya berlekok gemulai seiringan dengan rambut hitam panjang yang terikat rapi. Tangan kanannya memegang kopi yang baru saja ia beli dari kafe seberang tempatnya bekerja. Dan satu tangannya lagi, menggenggam ponsel, mendekatkannya ke telinga sembari mendengar celoteh orang dari seberang sana. Namanya Ayara, seorang interior design profesional dari perusahaan ternama di umurnya yang dapat dikatakan cukup belia, 24 Tahun. wajahnya terbingkai manis dengan kacamata baca berwarna hitam bercorak silver. Sesekali, kedua bola matanya berputar malas mendengar celoteh sahabat karibnya yang masih saja asik membicarakan dan memaksanya untuk sesuatu yang menurutnya sangat kuno. “ Pokoknya gue gamau tau, Ra! Gue ada janji sama client untuk operasi malam nanti.” Kata ...